Ciamis, BEDAnews
Ambruknya benteng depan sekolah SMPN 1 Panjalu yang berada di Jl. Raya Timur No 139 Panjalu, Kabupaten Ciamis, selama empat bulan ini cuma di pandang sebelah mata oleh pihak-pihak terkait.
“Benteng depan sekolah SMPN tersebut ambruk saat sedang hujan deras, di tambah pondasi dan bangunan bentengnya juga sudah lumayan tua,” ungkap Kepala SMPN 1 Panjalu, Drs. Endang Rahmat, M.Pd., kepada BEDAnews.com, Rabu (17/7) di kantornya.
Menurut Endang, memang benteng tersebut ambruknya memang sudah lama sekali dan hampir empat bulan tidak diperbaiki karena keterbatasan dana, padahal pihaknya sudah berusaha maksimal dengan berusaha mengajukan bantuan dana kepada pihak-pihak terkait.
Namun lanjutnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan bantuan dana dari pihak manapun, terkecuali dari para Alumni SMPN ini sendiri yang sebesar Rp. 5 juta, serta dari infak para orangtua siswa sebesar Rp. 4 juta yang total keseluruhannya menjadi Rp. 9 juta.
Saksi mata ambruknya benteng, Ade Wartiningrum pemilik warung depan benteng Sekolah SMPN 1 Panjalu, menyebutkan akibat benteng ambruk, lalu lintas sempat tersendat karena puing-puingnya berserakan ke jalan. “Sebenarnya ambruk benteng Sekolah ini sudah empat bulan dan baru beberapa hari ini mulai diperbaiki,” ungkapnya. (Deden Deni/Abraham)











