Kedua, perilaku protektif berupa penggunaan masker secara benar, mencuci tangan yang efektif, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas dan interaksi (5M), yang seyogyanya merupakan gerakan aktif partisipatif dari masyarakat.
Ketiga, vaksinasi dan peningkatan imunitas masyarakat. Kesemuanya bertujuan agar terjadi perlambatan laju transmisi/penularan dan menurunkan angka kesakitan serta kematian akibat Covid-19.
Selain itu, Irvan mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah sudut pandangnya terhadap pandemi Covid-19 dengan menguatkan pandangan bahwa untuk saat ini keberadaan Covid-19 merupakan suatu keniscayaan yang membawa masyarakat dan pemerintah beradaptasi.
Sehingga suatu saat Covid-19 tidak lagi menjadi momok pandemi, namun lebih bersifat endemi.













