Faktor – faktor pelemahan rupiah yang begini cepat dan di sertai dengan isu – isu yang sengaja di produksi bulan Juni – Juli bahkan agustus akan ada kerusuhan? Tidakkah ini sebagai desain situasi untuk menimbulkan kegaduhan dan kekacauan negara dengan dolar sebagai senjata pemicu nya?
Solusi saat ini adalah segera mengganti Gubernur Bank Indonesia. Memperkuat fundamental ekonomi, mengontrol lalu lintas devisa dari hasil Eskpor satu pintu, penegakkan hukum yang tegas, bila perlu trik Presidean Habibie menekan dolar dari Rp 17.000 menjadi Rp Rp 6.800 patut di terapkan kembali.
Terlepas dari itu semua. Mengapa harus mengelandalkan dolar. Kita bukan negara bagian paman sam. Kita negara berdaulat. Bagaimana bikin rupiah terus berdaulat dan kuat. Kedaukatan negara tegak termasuk dalam mata uang rupiah. ***













