“Intinya adalah, hal ini merupakan salah satu bentuk pelindungan terhadap aspek budaya yang ada di Jawa Barat. Dengan kajian dan penetapan bangunan tersebut menjadi cagar budaya, itu otomatis kita dapat melindungi dari berbagai kerusakan,”jelas Febiyani.
Gedung Karesidenan Purwarta atau eks Bakorwil yang terletak tidak jauh dari Taman Air Mancur Sri Baduga itu, memiliki kaitan erat Purwakarta sebagai ibu kota Karesidenan Karawang pada pemerintahan Bupati Sastra Adiningrat I pada tahun 1854. Bangunan tersebut dibangun oleh colonial Hindia Belanda, seiring dengan pembangunan jalan kereta antara Batavia – Padalarang lewat Purwakarta pada tahun 1902.
“Tim ahli menyatakan dari sisi arsitektur khusus untuk gedung eks Karesidenan itu memiliki gaya yang khas. Sehingga itu akan menjadi kekayaan dari arsitektur yang ada di Jawa Barat,”jelas Febiyani.













