BANDUNG, BEDAnews – Dinas Perhubungan Kota Bandung telah melakukan kajian rekayasa lalu lintas di wilayah Cipaganti dan sekitarnya dengan menggunakan aplikasi. Pihaknya menyurvei kondisi jalan terpadat, yakni di akhir pekan pada saat kepadatan lalu lintas tertinggi.
“Kita telah mendapatkan hasil analisa dampak rekayasa, terutama terhadap kecepatan dan waktu tempuh,” ungkap Kepala Seksi Manajemen Transportasi Dinas Perhubungan Kota Bandung, Sultoni, di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, (18/5/2019).
Pada ruas jalan Cihampelas, misalnya, ada perubahan rasio volume dan kapasitas ruas jalan (V/C ratio) yang semula 0,81 menjadi 0,73. Waktu tempuh rata-rata juga menjadi lebih cepat, yang semula 20,8 menit menjadi 18,8 menit. Kecepatan rata-rata pun meningkat, dari 20,1 km/jam menjadi 27,4 km/jam, papar Sultoni.













