Jalur ini menurut Pupung, mengombinasikan antara jalur akademik dan jalur zonasi dengan mempertimbangkan dua aspek, yaitu jarak rumah dan sekolah (60 persen) serta nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) (40 persen).
Pupung Puspitasari juga mengungkapkan, bahwa dari jumlah 38.000 siswa di Kota Bandung, hanya 16.000 hingga 17.000 saja yang bisa masuk negeri, itupun sudah termasuk tambahan 5 sekolah rintisan.
Jika melihat angka tersebut, sebagian besar tidak bisa masuk ke SMP Negeri. Namun demikian, Kasubag Program, Data dan Informasi Disdik Kota Bandung ini berharap orangtua tidak usah khawatir, karena swasta pun sangat bagus.
Hal senada ditambahkan Irviyanti, Humas Disdik Kota Bandung, bahwa bagi warga kurang mampu atau yang tidak bisa masuk ke sekolah negeri, jangan khawatir karena di sekolah swasta juga bisa mendapat bantuan pendidikan.













