Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Yos Guntur Yudi menegaskan bahwa, Polri, khususnya Ditresnarkoba Polda Jateng, terus memperkuat pendekatan penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku lapangan, tetapi juga menyasar aktor intelektual dan aliran dana jaringan narkoba.
“Penindakan terhadap pelaku lapangan harus dibarengi dengan penelusuran dan pengungkapan struktur pendanaan. Tanpa memutus aliran uangnya, jaringan narkoba akan selalu memiliki ruang untuk bangkit kembali dengan pola dan orang yang berbeda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, sinergi antara Polda Jateng, BNNP Jateng dan instansi terkait menjadi kunci dalam menghadapi kejahatan narkotika yang semakin terorganisasi dan lintas sektor. “Kolaborasi intelijen, penegakan hukum, serta dukungan regulasi dan teknologi menjadi faktor penting agar pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir,” tambahnya.











