SEMARANG || Bedanews.com — Jawa Tengah masih menjadi salah satu wilayah yang rawan terhadap ancaman peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, seiring posisi strategis daerah ini sebagai jalur distribusi serta tingginya mobilitas penduduk.
Kompleksitas persoalan narkoba yang kini tidak hanya bersifat kejahatan jalanan, tetapi telah berkembang menjadi kejahatan terorganisasi dan berbasis ekonomi, menuntut adanya kolaborasi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran publik sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP Jawa Tengah) bersama Kepolisian Daerah (Polda Jawa Tengah) berkolaborasi dengan TVRI Jawa Tengah melalui Dialog Publik TVRI Jawa Tengah dengan tema melumpuhkan akar kejahatan narkoba di Jawa Tengah yang disiarkan secara langsung, Rabu (28/1/2026).











