Bandung, BEDAnews
Wagub Jabar Dede Yusuf, mendukung langkah Mabes Polri yang tak mengeluarkan izin konser Lady Gaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta Pusat.
Dede mengaku sebelum ikutan menolak, ia sudah menonton tayangan konser Lady Gaga lewat Youtube. "Harus dong (menonton konser Lady Gaga lewat Youtube). Kan kita harus punya data," kata Dede saat ditemui di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Selasa (15/5).
Setelah melihat penampilan Lady Gaga, Dede menyatakan tidak setuju. Sebab penampilan pelantun Poker Face dinilai tidak cocok dengan adat timur, khususnya Jabar.
Menurutnya, aksi Lady Gaga saat konser dinilai berlebihan. Akibatnya, kehadiran Lady Gaga untuk konser di sejumlah negara ditolak. "Dia mengidentikan dirinya sebagai jelmaan setan, melakukan penghinaan terhadap simbol agama. Belum lagi pakaiannya," jelasnya.
Dede mengatakan, sebaiknya hanya videoklipnya saja yang beredar di Indonesia, khususnya Jabar. Sementara untuk konser, sebaiknya Lady Gaga memilih tempat di lokasi lain. "Lagu-lagunya enak. Tapi cukup videoklipnya saja yang ada di sini," ungkapnya.
Ia khawatir jika Lady Gaga konser di Indonesia, maka akan datang artis-artis lain yang menggelar hal serupa. "Khawatirnya ada satu yang masuk, next akan masuk lagi yang lebih aneh lagi," cetusnya.
Dede menambahkan, penolakannya sebagai bentuk menjaga stabilitas wilayahnya. "Pemerintah mau tidak mau harus menjaga stabilitas. Kalau videoklip silahkan saja, enggak ada yang aneh karena sudah diedit. Tapi kalau konser buka Youtube, lihat bagaimana dia konser," tandasnya. (hargribs)











