• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Jumat, Maret 13, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Dari Takjil ke Ketahanan Ekonomi

Dari Takjil ke Ketahanan Ekonomi

Hargib by Hargib
4 Maret 2026
in Ekonomi, Ragam
0
Prof.Dr.Hj.Lilis Sulastri.,S.Ag.,MM.,CPHRM.,CHRA.

Prof.Dr.Hj.Lilis Sulastri.,S.Ag.,MM.,CPHRM.,CHRA.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Prof.Dr.Hj.Lilis Sulastri.,S.Ag.,MM.,CPHRM.,CHRA.

Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah ( MES) Kota Bandung

BeritaTerkait

Tebar Kebaikan Ramadan, Polda Banten dan Permikomnas Banten Gelar Aksi Berbagi Takjil

13 Maret 2026

World Kidney Day 2026 (Peringati Hari Ginjal Sedunia), Berikan Bingkisan Untuk Pasien dan Keluarga

13 Maret 2026

Dari Lapak Sederhana ke Harapan Keluarga

Setiap sore menjelang magrib, jalan-jalan kecil di berbagai kota di Indonesia berubah wajah. Trotoar, halaman masjid, pinggir pasar, hingga sudut perumahan mendadak ramai oleh lapak-lapak sederhana. Meja kayu, terpal plastik, spanduk seadanya, dan etalase kecil menjadi saksi geliat ekonomi rakyat. Di sanalah para penjual takjil dengan berbagai profesi seperti ibu rumah tangga, buruh lepas, pensiunan, mahasiswa, hingga korban PHK menggantungkan harapan hidup selama Ramadhan.

Sebut saja Ibu Siti, warga pinggiran Bandung, yang setiap ramadhan menjajakan kolak pisang, es campur, dan gorengan di depan rumahnya. Modal awal hanya dua ratus ribu rupiah. Namun dalam sehari, ia bisa memperoleh omzet lima ratus hingga tujuh ratus ribu rupiah. “Kalau Ramadhan, rezeki seperti dilapangkan,” tuturnya suatu sore. Penghasilan tersebut  bukan untuk gaya hidup, melainkan membayar sekolah anak, cicilan motor, dan kebutuhan dapur. Tidak ada kemewahan. Yang ada hanyalah perjuangan menjaga keberlangsungan keluarga.

Page 1 of 8
12...8Next
Tags: ekonomiketahanan ekonomiLilis SulastriRamadhanTakjil
Previous Post

Inilah 5 Amalan Sunah ketika Peristiwa Gerhana Bulan

Next Post

Ekonomi Ramadhan: Dari Lapak Sederhana ke Harapan Keluarga

Related Posts

Ragam

Tebar Kebaikan Ramadan, Polda Banten dan Permikomnas Banten Gelar Aksi Berbagi Takjil

13 Maret 2026
Ragam

World Kidney Day 2026 (Peringati Hari Ginjal Sedunia), Berikan Bingkisan Untuk Pasien dan Keluarga

13 Maret 2026
infoladisha
Edukasi

Momen Ramadhan: I’tikaf Membentuk  4 Pilar Spiritual dalam Pelayanan Umat

12 Maret 2026
News

MOMENT RAMADHAN: Prodi IAT-ILHA PPPA DAQU Jabar Gelar TOT Bahasa Isyarat

12 Maret 2026
Ragam

Forwaka Sumut Gelar Safari Ramadhan, Dengan Menyantuni Anak Yatim Piatu di Kejati Sumut

12 Maret 2026
Ragam

Semarak HUT Ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil kepada Masyarakat di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

12 Maret 2026
Next Post

Ekonomi Ramadhan: Dari Lapak Sederhana ke Harapan Keluarga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021