*Inilah esensi Transit-Oriented Development*
Saatnya Push Strategy Dimulai Bertahap
Palembang belum memerlukan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi seagresif Jakarta. Alternatif transportasi publik harus terlebih dahulu diperkuat. Tetapi bukan berarti push strategy harus menunggu selamanya. Palembang dapat memulainya dari kebijakan yang lebih proporsional: penataan parkir di pusat kota, tarif parkir progresif pada kawasan yang terlayani LRT, prioritas bus pada ruas tertentu, pengendalian parkir liar, serta manajemen perjalanan pada sekolah, kampus, perkantoran dan pusat kegiatan besar. Prinsipnya: Provide first, integrate next, manage demand gradually. Ketika alternatif sudah cukup baik, penggunaan kendaraan pribadi di kawasan tertentu dapat dikelola lebih tegas.
Tujuh Agenda Palembang
Ke depan, terdapat tujuh langkah yang perlu menjadi agenda bersama.













