Perang di berbagai kawasan dunia telah mengganggu rantai pasok pangan global. Perubahan iklim mengubah pola musim yang selama ini menjadi pegangan para petani. Pertumbuhan penduduk meningkatkan kebutuhan pangan pada saat lahan pertanian justru terus menyusut.
Dalam situasi seperti itu, pangan tidak lagi dapat dipandang sebagai urusan sektor pertanian semata. Pangan telah menjadi bagian dari strategi negara.
Negara-negara besar memahami kenyataan ini. Mereka menginvestasikan dana yang sangat besar untuk penelitian benih unggul, teknologi irigasi, pertanian presisi, hingga cadangan pangan nasional. Mereka sadar bahwa kemampuan memberi makan rakyat sendiri merupakan salah satu ukuran nyata kedaulatan.
Tidak ada negara yang benar-benar merdeka apabila kebutuhan pangannya sepenuhnya bergantung kepada bangsa lain.













