HeadlinePolitik

Daddy: Atasi Bencana, Kurangi Anggaran Penanganan Situ di Jabar!

Bandung, BEDAnews.com – Searah dengan rencana Presiden Jokowi yang berencana untuk merombak  APBN dan memerintahkan  kepada seluruh kepala daerah agar melakukan perombakan APBD provinsi dan APBD kabupaten/kota.  Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat. Drs. H. Daddy Rohanady, mengusulkan revisi terbatas pada APBD Provinsi Jabar.

Dalam rilisnya yang disampaikan kepada BEDAnews.com pada Minggu (22/3/2020) Anggota Badan Anggaran DPRD Prov. Jabar ini mengusulkan pengurangan secara khusus anggaran penanganan situ pada APBD murni Jabar tahun anggaran 2020 yang mencapai Rp . 396 miliar.

“Anggaran sebesar itu dialokasikan untuk memperbaiki situ-situ dan penataan taman di tepi Kalimalang. Itu dilakukan dengan asumsi akan menambah wisatawan ke Jabar,” tutur  Daddy.

Penataan objek daya tarik wisata (ODTW) memang sangat bermanfaat guna menarik wisatawan, namun, sejauh mana manfaatnya dalam situasi di mana wabah corona merajalela.

Daddy mempertanyakan, apakah alokasi anggaran untuk penataan ODTW masih relevan di tengah kondisi seperti ini.

“Bagaimana mungkin kita masih berharap ada peningkatan jumlah wisatawan datang ke Jabar?  Wisatawan lokal saja tak diizinkan, apalagi dari luar daerah dan luar negeri?,” ujar Daddy.

Lebih lanjut disebutkan Daddy, APBD Jabar untuk tahun anggaran 2020 memang belum sepenuhnya berjalan. Namun yang pasti, di dalam APBD murni 2020 hanya ada Rp. 25 miliar untuk dana on call. Padahal, Jabar ditimpa bencana banjir dan longsor parah sejak awal tahun ini.

Jadi, bisa dipastikan anggaran penanggulangan bencana tersebut tidak akan mampu membendung merebaknya Covid-19 di Jabar.   Maka, tidak aneh kalau lantas banyak pihak mempertanyakan langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Jabar untuk mencegah parahnya Jabar.

“Dana on call yang hanya Rp 25 miliar pasti tidak akan cukup untuk membendung merebaknya Covid-19. Tidak aneh kalau kemudian Jabar menjadi zona merah. Ini butuh penanganan segera,” ujar wakil rakyat asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

“Mengingat kondisi tersebut, saya mengusulkan agar nantinya Gubernur Ridwan Kamil dan Badan Anggaran menyepakati pergeseran anggaran tersebut. Ini demi kemaslahatan masyarakat Jawa Barat,” pungkas Daddy. @Hermant

Tags
Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close