Bandung, Bedanews.com
Integrasi Sains Modern dan Astronomi Islam jadi kunci pendidikan inklusif era AI

– Menyambut Generasi Beta yang lahir di era kecerdasan buatan dan kolaborasi lintas disiplin, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan FTK UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar The International Seminar on STEM Education: COSMOS & CLASSROOM. Seminar di Aula Lantai 2 Gedung F FTK ini mengangkat penguatan STEM inklusif lewat integrasi sains modern dan astronomi Islam.
Kegiatan dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag., didampingi Wakil Dekan I Dr. Irawan, M.Hum., dan Wakil Dekan II Prof. Dr. H. Hariman Surya Siregar, M.Ag. Sekitar 70 dosen, mahasiswa, dan praktisi Pendidikan.
STEM Inklusif, Bukan Sekadar Sains dan Teknologi













