Buku mana yang akan lebih dulu terbit? ‘Memotret Pemotret–Seniman Foto Indonesia’, ‘Gajah Seto’, atau ‘Foto Berpuisi, Puisi Berfoto’?
“Hahaha, belum tahu. Lihat mood-nya saja, yang jelas materinya sudah ada,” ujar alumni sinematografi IKJ 1983 itu.
Di samping menciptakan sejumlah karya fotografi fenomenal dan menjadi rujukan, Roy sudah melahirkan buku ‘Memotret Pemotret–Maestro Fotografi Indonesia’, tahun 2015. Buku ini berisi potret dari 23 fotografer dalam wujud hitam-putih, dari Don Hasman, Darwis Triadi hingga Yudhi Soejoatmodjo, Oscar Matuloh dan Arbain Rambey.
‘Memotret Pemotret–Maestro Fotogragi Indonesia’ sebagai bentuk apresiasinya kepada para pemotret senior. Sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran kepada para pemotret muda atau yunior. Buku yang penerbitannya didukung oleh Nixon Team ini menjadi spirit idealisme Roy, bukan pencarian profit.













