“Kita atur juga secara akuntabel dan proporsional. Kepentingan hukum dan keadilan asas manusia. Hari ini kami fokus kepada upaya pencegahan,” tutur Firli.
Sedangkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian berterima kasih kepada kabupaten Kota, maupun provinsi yang tengah mengikuti kegiatan peresmian tersebut.
Hal ini sebagai upaya pemerintah dan stakeholder untuk mencegah permasalahan korupsi.
“Kita bekerja sama dalam pencegahan korupsi. Pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah, menjaga stabilitas politik di daerah,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh mengungkapkan, kegiatan tersebut sebagai kolaborasi untuk mendukung pencegahan terjadinya korupsi.
“Kolaborasi antar lembaga mendukung pencegahan korupsi. Sebagai pimpinan harus memahami dan menyadari dalam organisasi resiko, utamanya koprupsi. Maka pimpinan harus mampu mengidentifikasi dan pencegahnya,” tuturnya. (Putri)













