Namun kebebasan pers di Palestina sangat dikekang oleh Israel. Israel melakukan pembatasan terhadap aktivitas pers yang tidak wajar. Israel juga melakukan tindakan diluar batas kemanusiaan termasuk penyerangan terhadap wartawan. Sheefa mengatakan sejak 2015 lebih dari 110 jurnalis mengalami pembatasan Israel mulai larangan liputan sampai perampasan alat kerjanya.
Hadir dalam Webinar ini, Wartawan Metro TV, Fitriani yang pernah meliput ke Jalur Gaza, Palestina menjelaskan bahwa dalam liputan konflik seperti di Palestina perlu persiapan sendiri.
Persiapan itu dimulai dari mengetahui para pihak yang terlibat konflik. Namun demikian Desi mengakui pula bahwa perlindungan hukum terhadap kerja jurnalis ini tidak selamanya dapat dijamin.
Desi mencontohkan, bagaimana Ketika meliput di wilayah Jalur Gaza dimana ancaman Israel selalu hadir.













