Bangsa ini harus sadar, gelombang aksi mahasiswa saat ini bukanlah romantisme jalanan belakangan belaka. Dalam kajian kritis Soe Hok Gie yang termuat dalam Catatan Seorang Demonstran (Jakarta: LP3ES, 1983, hlm. 112), mahasiswa adalah mereka yang berani berdiri paling depan ketika kejujuran diecer dan keadilan ditawar-tawar.
Aksi massa yang terjadi di berbagai daerah hari ini adalah alarm keras bagi para pemangku kebijakan. Kekuasaan yang menutup telinga dari suara jalanan hanya sedang menabung kehancurannya sendiri. Sebab, ketika buku-buku teori di ruang kuliah tak lagi mampu menjelaskan absurdnya ketidakadilan, mahasiswa akan selalu menemukan caranya sendiri untuk mengajar pemerintah: di atas barikade jalanan.***
Penulis adalah:













