Dalam rangka mendorong partisipasi tersebut, dilakukan penyerahan 150 set tempat sampah terpilah kepada masyarakat Kabupaten Bandung.
Setiap set terdiri atas dua wadah organik dan anorganik.
Kegiatan dihadiri Pemerintah Kab. Bandung, Task Team Leader ISWMP dari World Bank, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, pengelola bank sampah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), TPS3R, tokoh masyarakat, serta Tim IPCI.
Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah dari sumber melalui edukasi serta penguatan peran pemerintah daerah dan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah II, Suprayitno, mengatakan, penyediaan sarana pemilahan merupakan bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.













