Bagi Indonesia, pelajaran itu menjadi sangat relevan. Jika Amerika Serikat mengkhawatirkan cadangan energi, maka Indonesia seharusnya lebih mencemaskan cadangan pangan. Sebab bangsa yang gagal menjaga ketersediaan pangan pada akhirnya akan menghadapi ancaman yang jauh lebih nyata daripada tekanan geopolitik mana pun.
*Empat Pekan di Sisi Pertanian: Lebih Rapuh dari Minyak*
Gorontalo, beberapa pekan silam, menjadi panggung seremonial swasembada pangan. Panggung megah didirikan. Spanduk bergambar lumbung dunia berkibar dengan lantang.
Namun, di tengah gegap-gempita itu, ada gema dari Jenewa yang patut dicamkan. Donald Trump, dengan terus terang yang jarang dilakukan para pemimpin besar, mengakui bahwa cadangan strategis negaranya berada dalam batas yang mengkhawatirkan. Negeri adikuasa itu pun terpaksa menginjak rem darurat.













