Dalam sambutannya, Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, S.H., M.H menegaskan bahwa, ancaman narkotika merupakan tantangan nyata yang memengaruhi stabilitas sosial, ekonomi dan ketahanan masyarakat.
Berdasarkan data global, jumlah penyalahguna narkotika mencapai 316 juta orang pada tahun 2023 dan meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir. “Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya penanganan narkotika harus dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui pendekatan berbasis komunitas,” ujar Toton Rasyid.
Lebih lanjut disampaikan bahwa, Program IBM (Intervensi Berbasis Masyarakat) merupakan strategi BNN RI dalam mendekatkan akses layanan rehabilitasi kepada masyarakat. Program ini mengedepankan prinsip “dari, oleh, dan untuk masyarakat” dengan mengoptimalkan peran Agen Pemulihan (AP) yang berasal dari lingkungan setempat. Keberlangsungan operasional Unit IBM di Kelurahan Krobokan merupakan bentuk nyata komitmen bersama antara pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat dalam upaya P4GN.












