Melalui kegiatan ini, BNNP Jawa Tengah berharap lahir agen-agen perubahan yang siap menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput.
Melalui keterangannya, Kamis (28/8), Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K, S.H, M.Hum, menegaskan bahwa, narkotika bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah sosial, kesehatan, hingga masa depan bangsa. Narkotika juga merusak fisik, menghancurkan mental dan menggerogoti tatanan keluarga serta masyarakat. Yang lebih memprihatinkan, generasi muda kita menjadi sasaran empuk para pengedar.
“Karena itu, perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN semata. Kita membutuhkan kekuatan kolektif masyarakat. Relawan anti narkoba hadir sebagai garda terdepan. Mereka adalah agen perubahan yang bisa menyampaikan pesan dengan bahasa sederhana, menyentuh hati, dan mampu menggerakkan lingkungannya. Kami yakin, dengan peran relawan, desa bisa menjadi benteng pertahanan bangsa, dan Ngaliyan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mewujudkan Desa Bersinar – Bersih Narkoba,” tegasnya.













