Hasilnya? Meja negosiasi ditutup. Dan AS memilih jalan sendiri: blokade angkatan laut di Selat Hormuz. Mulai 13 April 2026. Dari sudut hukum internasional, tindakan ini abu-abu. Tidak jelas hitam putihnya. Tapi dari sudut rakyat kecil? Jelas. Ini malapetaka.
*Jangan Remehkan Iran, Mereka Punya Strategi*
Saya sering ditanya di PBB dulu: “General, apakah Iran akan menyerang balik?”
Jawaban saya selalu sama: mereka tidak bodoh. Mereka tahu persis kekuatan militer konvensional mereka tidak sebanding dengan Amerika. Maka mereka bermain di tempat mereka unggul: perang asimetris. Saya akan jelaskan dengan sederhana.
*Pertama,* Iran menerapkan apa yang mereka sebut Mosaic Defence. Pertahanan Mozaik. Artinya, komando militer mereka tidak terpusat di satu tangan. Tersebar di 31 provinsi. Masing-masing berdiri sendiri. Jika Amerika menghancurkan satu provinsi, 30 provinsi lainnya masih utuh. Saya pernah melihat pola ini di Afghanistan. Di Somalia. Perang melawan jaringan selalu lebih panjang dan lebih menyakitkan daripada perang melawan satu negara.












