Yang membayar mahal adalah negara berkembang. Seperti kita. Indonesia. Dan kali ini, pola permainannya berbeda. Ini bukan perang konvensional. Tidak ada tank bergerak di padang pasir. Tidak ada jet tempur yang membombardir kota setiap malam.
*Ini blokade total tanpa deklarasi perang.* Dan itu, menurut saya, lebih berbahaya.
*Kenapa Perundingan Islamabad Gagal?*
Sebabnya klasik. Saya sudah melihat puluhan kali di PBB dulu.
*Pertama,* Amerika Serikat di bawah Presiden Trump tidak percaya kepada Iran. Mereka menuntut Iran berhenti total dari program nuklirnya. Selamanya. Tanpa kompromi. Wakil Presiden Vance menyebutnya sebagai “tawaran final dan terbaik”.
*Kedua,* Iran juga tidak percaya kepada Amerika. Mereka sudah 45 tahun hidup di bawah sanksi. Bagi mereka, tuntutan AS itu hanyalah kuda Troya. Kedok untuk menjatuhkan rezim mereka. Menteri Luar Negeri Iran, Araghchi, bahkan bilang mereka sudah “hanya beberapa inci lagi” dari kesepakatan. Tapi AS terus mengubah target.












