Imam Az-Zarnuji dalam kitab Ta‘lim al-Muta‘allim menegaskan bahwa keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh kesiapan batin sebelum kesiapan intelektual. Beliau menyatakan:
“Ilmu hanya akan diperoleh oleh orang yang menghimpun enam perkara; akan aku jelaskan secara rinci: kecerdasan, kesungguhan, kesabaran, bekal yang cukup, bimbingan guru, dan waktu yang panjang.”
Makna dari nasihat ini, jamaah sekalian, menunjukkan bahwa kecerdasan bukanlah faktor tunggal. Tanpa kesungguhan (ḥirṣ) dan kesabaran (iṣṭibār), ilmu tidak akan menetap dalam diri. Tanpa adab kepada guru dan kesiapan menempuh proses panjang, ilmu mudah hilang dan tidak membawa perubahan akhlak.
Lebih jauh, Az-Zarnuji juga menekankan pentingnya niat yang benar dalam belajar. Ia mengingatkan bahwa ilmu harus diniatkan untuk mencari ridha Allah, bukan sekadar kedudukan dan pujian manusia:












