Seharusnya tujuan seorang penuntut ilmu dalam mencari ilmu adalah untuk meraih ridha Allah Ta‘ala.”
Dari sini kita memahami bahwa kesiapan belajar dalam Islam dimulai dari hati, kemudian diperkuat oleh adab dan kesungguhan, barulah disempurnakan dengan kemampuan intelektual. Pendidikan yang mengabaikan kesiapan batin hanya akan melahirkan kecerdasan tanpa kebijaksanaan
Dipahari bahwa Pendidikan yang mengabaikan kesiapan batin hanya akan melahirkan kecerdasan tanpa kebijaksanaan. Oleh karena itu, menyongsong awal semester, marilah kita menata kembali niat, memperbaiki adab, dan menumbuhkan kesabaran dalam belajar. Karena ilmu yang dipelajari dengan kesiapan batin akan menjadi cahaya yang membimbing hidup, bukan sekadar pengetahuan yang singgah sementara. Berikut empat panduan untuk menentukan keberhasilan belajar sangat ditentukan oleh kesiapan batin sebelum kesiapan intelektual:












