Dan itu tidak bisa direkayasa sepenuhnya.
Pada akhirnya, klaim seperti ini lebih banyak membuka satu hal, masih ada elite yang sulit move on dari bayangan bahwa merekalah penentu segalanya. Bahwa tanpa mereka, sejarah seakan tidak akan berjalan.
Padahal kenyataannya jauh lebih sederhana dan mungkin lebih menyakitkan bagi sebagian pihak,
sejarah politik tidak pernah milik satu orang.
Dan rakyat tidak pernah sebodoh itu untuk sekadar jadi penonton.
Jejak digital bisa dilihat kok. ***
– Ketua Umum Gerakan Indonesia Gemilang
– Ketua Umum Rembuk Nasional Aktifis 98
Page 3 of 3













