Karena R dipanggil, tutur Maruly, korban menghentikan kendaraannya. Kedua tersangka kemudian memutar balik kendaraannya langsung memepet motor korban lalu merampas kendaraan dan handphone korban. Namun korban berupaya melawan dan melemparkan handphone miliknya ke sungai untuk mencegah agar tidak diambil pelaku.
“Pada saat korban akan dirampas HP miliknya, korban melemparkan ke pinggir sungai dan berusaha teriak meminta pertolongan, lalu begal itu lari putar arah dan tak lama kemudian sikorban mengambil HP miliknya dan menelpon rekannya meminta bantuan,” bebernya.
Setelah tersangka berupaya kabur, kata Maruly, tak lama kemudian anggota Polsek Tegalbuleud menerima laporan dan langsung mencegatnya di jalan yang diperkirakan dilalui tersangka.
“Bhabinkamtibmas mencoba mengamankan atau menyetop kendaraan para pelaku ini dan satu tersangka berhasil diringkus, kemudian personil Polsek datang untuk membawa yang bersangkutan supaya tidak menjadi korban amuk massa,” jelasnya.













