GARUT, BEDAnews
Sekitar 150 orang pengelola perpustakaan sekolah tingkat Sekolah Dasar, SMP, SMA, Perguruan Tinggi serta pengelola perpustakaan Desa di kabupaten Garut, mengikuti kegiatan pelatihan pelaksanaan koordinasi pengembangan perpustakaan tahun 2013, yang digelar Rabu (6/3) di hotel Agusta Cipanas.
Salah satu sarana strategis meningkatkan dan mengembangkan minat baca, yaitu melalui pemanfaatan perpustakaan. “Jadikan, perpustakaan sebagai sarana menumbuhkan minat dan gemar membaca pada setiap orang,” demikian dikatakan Kepala Bapusipda kabupaten Garut Drs. Wahyudijaya, MSi., kepada Bedanews.
Menurut Wahyu, minat dan gemar membaca tidak bisa datang begitu saja, melainkan harus dibina dan dipelihara, baik itu dilingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Ada perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah-sekolah, ataupun perpustakaan yang lainya yang ada di desa desa. “Itu semua harus dimanfaatkan oleh kita semua terutama oleh anak-anak kita,” ujar Wahyu.
Terciptanya kualitas SDM yang mandiri, dinamis dan sejahtera, lanjutnya, berawal dari terciptanya kehidupan masyarakat yang cerdas, terampil dan berwawasan luas. Minat dan budaya gemar membaca, itu adalah modal dasar. Minat baca, buku dan perpustakaan adalah tiga elemen pokok dalam suatu sistem pendidikan yang dapat menciptakan kualitas SDM.
Sementara tujuan diadakannya pelatihan ini antara lain, sebagai upaya untuk lebih meningkatkan kualitas serta kuantitas layanan dibidang perpustakaan pada semua jenis perpustakaan. Selain itu, untuk meningkatkan profesionalisme para pengelola juga untuk lebih memberdayakan perpustakaan sebagai salah satu lembaga atau wadah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam meningkatkan kemampuan dan wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Konsep efesien tempat, kaya informasi dan koleksi serta menembus batasan ruang dan waktu, sudah saatnya perpustakaan menujukannya. Saat ini perpustakaan dituntut mampu menyediakan berbagai informasi mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi baik berupa karya cetak, karya rekam maupun audio visual dan elektronik, katanya. (Sighar)











