Namun pantaskah disertasi tersebut dari sisi moralitas, tentu patut dan pantas. Karena Jokowi khianat atau tidak, gagal atau berhasil, namun nyata-nyata dirinya merupakan bekas presiden 2 kali (dua periode), sehingga disertasi Hasto adalah realitas sejarah sosiologi politik, dan penting bagi publik, wujud klarifikasi sejarah politik yang justru tak dapat atau sulit disanggah, diantaranya meluruskan anggapan miring dari beberapa publik kaum intelektual, yang menjudge seolah “Jokowi berkhianat terhadap PDIP dan Megawati merupakan sandiwara politik”.
Maka jasmerah disertasi Hasto merupakan karya ilmiah dihantarkan tepat di rumah akademik, di uji oleh para guru besar di salah satu perguruan tinggi terkemuka. Materi disertasi ada sub atau bagian bukti historis attitude Jokowi selaku pemimpin yang tidak role model, sebaliknya amoral atau nir adab.












