• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Banyak Media Geram, Tampar Keras Jokowi Saat Lengser Keprabon di Senayan

Banyak Media Geram, Tampar Keras Jokowi Saat Lengser Keprabon di Senayan

angel angel by angel angel
20 Oktober 2024
in Politik
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dan narasi ilmiah yang pahit bagi Jokowi dan keluarga, sebaliknya karya besar ilmiah dari Sekjen PDIP. Hasto Kristiyanto, kepada publik. Terkait sosok eks kader Patai PDIP yang nyatanya tidak hanya mencederai bangsa ini, juga khianati partai dan seluruh kader, dan tentunya inklud khianati Sang Sekjen PDIP.

Pastinya subtansial Informasi media sebuah peristiwa ilmiah mengikuti cerahnya geliat dunia akademisi dari sisi politik praktis yang disampaikan di sebuah perguruan tinggi dan sengaja (boleh) tuk diekspos sebagai tanda, “disertasi sah dibuat oleh diri Hasto sendiri, bukan oleh joki, atau nantinya dari sisi hukum sebagai bukti sah kelulusan disertasi dan dapat dipertahankan atau gelar bukan berasal dari ijasah palsu”.

Dan andai metode Hasto dianggap sekedar kritisi atau kekesalan ini tuduhan naif, selebihnya tentu hal yang tepat dan keren, karena kritik disampaikan melalui disertasi untuk mendapatkan gelar Doktor Ilmu Politik, sehingga yang Hasto sampaikan sebuah sejarah keberlangsungan politik yang ilmiah dan Jasmerah bagi dirinya bagi partainya dan bagi semua anak bangsa saat ini dan kelak. Dan sebuah hal faktor ketidakterimaan yang manusiawi dari Hasto namun “disampaikan dengan pola penerapan metodelogi atau teori akademik, sehingga ideal, karena Hasto memaparkan fakta dan data yang objektif selain hakekatnya sebagai “subjek individu korban”, dan tidak membangun dengan narasi kebencian serta fitnah yang didasarkan pada asumsi dan diksi atau spekulasi, melainkan objektif tidak subjektif dan hasilnya nyata produk ilmiah”.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026
Page 3 of 5
Prev12345Next
Previous Post

Satgas Pamwil Amankan Panggung Pesta Rakyat Pelantikan Presiden RI

Next Post

Banyak Rakyat Hidup Miskin & Korupsi, Presiden Prabowo Ajak Para Pemimpin Ambil Bagian Hadapi Tantangan

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Politik

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Politik

Penyadapan Presiden Oleh Listyo Sigit, Jokowi Harus Diperiksa

5 November 2026
Politik

Kritisi Kinerja Raffi Ahmad, GEBRAK: Sebaiknya Dievaluasi dan Diganti

2 November 2026
Politik

Pengamat: Jika Gibran Tumbang, Prabowo Tetap Berdiri kokoh

2 November 2026
Next Post

Banyak Rakyat Hidup Miskin & Korupsi, Presiden Prabowo Ajak Para Pemimpin Ambil Bagian Hadapi Tantangan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021