Koordinator Giva menyatakan bahwa, pihaknya mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan tersebut, termasuk menindak tegas oknum yang terlibat jika terbukti adanya pelanggaran.
“Kami melihat adanya celah serius dalam sistem pengawasan. Jika ini dibiarkan, maka praktik ilegal akan semakin merajalela dan merugikan negara dalam jumlah besar,” tegas perwakilan Giva melalui keterangannya awak media, Selasa (14/4/2027).
Selain itu, Giva juga meminta transparansi kepada publik terkait langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam menangani persoalan ini.
Keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.













