“Awalnya memang agak repot, itu karena kita belum pernah mencoba aplikasi ini sebelumnya. Tapi setelah kita coba dan kebutuhan menu di TIIS itu kita penuhi, semua berjalan mudah, familiar dengan segala proses peng-input-an data. Dan bisa digunakan mobile menggunakan HP,” terang Sumarno
Sukses diterapkannya aplikasi TIIS, juga terjadi di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah dan Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Walaupun kadang terganggu sinyal, namun secara umum penggunaan aplikasi berjalan lancar, cepat dan sukses dalam pelaksanaan kegiatannya.
Rencananya setelah sukses di uji coba diberbagai daerah, aplikasi TIIS secara nasional akan diberlakukan per 1 Juli 2022 ini.
Ketua Umum PBTI Letjen TNI H.M Thamrin Marzuki mengajak semua elemen taekwondo mencoba aplikasi ini, kemudian menggunakannya mengingat PBTI akan menjadikan TIIS sebagai instrumen terintegrasi semua kegiatan taekwondo.













