Jakarta-Bedanews.com
Wawancara Eksklusif- Kamis, 9 April 2026: 16;46, dengan Prof. Dr. H. A. Rusdiana, MM. Guru Besar Manajemen Pendidikan; Anggota Tim Pendiri UIN SGD Bandung -Pegiat Komunitas Pena Berkarya Bersama di Kompasiana. Admin, Proposal Pendirian UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peraih Nominasi Penulis Opini terproduktitf di Koran Harian Umum Kabar Priangan (15/5/2025). Dewan Pembina PERMAPEDIS Jawa Barat; Dewan Pakar Perkumpulan Wagi Galuh Puseur. Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Mishbah Cipadung Bandung dan Yayasan Pengembangan Swadaya Mayarakat Tresna Bhakti Cinyasag Panawangan Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat.
“Di usia 58 tahun, UIN Bandung ditantang melampaui prestasi akademik menuju dampak nyata bagi peradaban dan generasi masa depan.”
Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan pergeseran paradigma: keunggulan kampus tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi harus berkontribusi nyata bagi peradaban. Di tengah disrupsi digital dan krisis nilai, perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis sebagai penjaga integritas ilmu dan moral publik. Analisis ini berpijak pada teori triple helix (sinergi kampus–industri–pemerintah) serta konsep knowledge to impact yang menekankan hilirisasi ilmu menjadi solusi sosial. Terdapat kesenjangan antara output akademik dan dampak sosial terukur. Pendekatan mixed methods (kualitatif reflektif dan kuantitatif indikator kinerja) digunakan untuk memetakan kontribusi dan strategi penguatan. Atasa dasar itu, tulisan ini bermaksud untuk mengelaborasi tiga pertanyaan kunci: kontribusi peradaban, nilai manajemen pendidikan, dan pesan moral bagi Gen Z. Mari kita elaborasi satu-persatu:












