Jika Gibran di Makzulkan, maka DPR tinggal ketok palu. Gibran tidak punya kekuatan di DPR. PSI hanya partai Gurem, meski di back abis-abisan saat Bapaknya berkuasa sebagai Presiden. Adiknya sebagai Ketua Umum partai berlambang gajah itu sangat tidak punya pengalaman pimpin partai. Kaesang beruntung sebagai Ketua Partai, karena di katrol bapaknya yang sangat kental KKN itu.
Saat ketemu dengan para Ketua Umum Partai di Batu Jajar beberapa waktu lalu, Gibran tidak bersalaman dengan para Menko yang adalah Ketua Umum Partai yang kuasai DPR.
Gibran tidak bersalaman dengan AHY, Muhaimin, Zulhas dan juga Bahalil. Peristiwa itu memantik kecurigaan publik. Ada ketegangan yang serius di DPR.
Apakah Gibran, Jokowi dan kekuatan Oligarki yang berada di belakangnya sedang kalang kabut. Karena bila saja Gibran di Makzulkan akan menghancurkan kekuatan yang berada di belakang nya, termasuk Jokowi dan Oligarki dan Genk yang berada di belakangnya terancam?













