Proyek Forest City di Johor, Malaysia kerjasama Malaysia-China Kuantan Industrial Park (MCKIP) dikembangkan dengan kerja sama modal dari China untuk membangun kawasan kota metropolitan dengan fasilitas mewah di pesisir Johor. Namun alih-alih proyek ini mengundang kritik dari masyarakat Malaysia dan Tun Mahathir Mohamad karena berpotensi menggeser kepemilikan lokal, mengurangi kedaulatan ekonomi, yang lebih menguntungkan elite dan asing daripada rakyat Malaysia. Menurut Mahathir, hal ini bisa membuat Malaysia kehilangan kendali dalam jangka panjang, mirip dengan kekhawatiran yang dihadapi negara-negara yang terlibat dalam OBOR. Seperti halnya PSN pada PIK 1 dan 2 di Indonesia, Forest City lebih ditujukan bagi kalangan atas dan bersifat eksklusif, sehingga membatasi akses masyarakat lokal ke area tersebut dan menciptakan kesenjangan sosial-ekonomi yang lebih lebar.













