• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, Mei 10, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Antara Najib, Mahathir, Jokowi, Prabowo dan Proyek Strategis “China”

Antara Najib, Mahathir, Jokowi, Prabowo dan Proyek Strategis “China”

angel angel by angel angel
11 November 2024
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa negara yang terlibat dalam OBOR kemudian menghadapi masalah utang besar yang sulit dilunasi, memaksa mereka menyerahkan kendali ekonomi dalam negerinya secara signifikan kepada China. Contohnya, Sri Lanka harus menyerahkan pelabuhan strategis Hambantota kepada China tahun 2017 setelah gagal membayar pinjaman yang membengkak. Pakistan juga berjuang melunasi proyek OBOR, yakni proyek “Koridor Ekonomi China-Pakistan” (CPEC), yang memberi beban finansial besar pada negara itu. Zambia mengalami tekanan keuangan akibat pinjaman proyek infrastruktur OBOR, hingga kehilangan kendali atas beberapa infrastruktur penting, termasuk jaringan listrik nasional mereka.

Mantan PM Malaysia, Datuk Seri Najib Razak dan Presiden RI, Joko Widodo sama-sama melihat investasi besar China, Eropa, Amerika, dll sebagai solusi cepat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Dalam proyek PIK 1 dan 2, Jokowi memandang hal ini sebagai peluang untuk mempercepat urbanisasi dan modernisasi wilayah pesisir Jakarta dengan melibatkan konsorsium besar dan investor berkapitalisasi tinggi. Jokowi berkeyakinan proyek ini dapat memperkuat ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai pusat ekonomi. Namun realitas yang terjadi pelaksanaan proyek mendapat penolakan warga akibat hukum yang tebang pilih, rusaknya lingkungan, hilangnya mata pencaharian masyarakat setempat, penyeroboran tanah adat, ganti rugi lahan yang tidak sesuai serta menabrak prinsip demokrasi dan HAM.

BeritaTerkait

Seni, Musik, dan Harapan: Kisah Mengharukan dari Lapas Ciamis

10 Mei 2026

SELAT HORMUZ DARURAT MERAH: MESIN PERANG AS-IRAN SEDANG MEMANAS

10 Mei 2026
Page 2 of 8
Prev123...8Next
Previous Post

Kapolres AKBP DR. SAMIAN, Komitmen Mendukung dan Mensukseskan “Program Asta Cita” Presiden RI

Next Post

Dandim 1710/Mimika Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Kerja Kepala Staf Angkatan Darat

Related Posts

Karya

Seni, Musik, dan Harapan: Kisah Mengharukan dari Lapas Ciamis

10 Mei 2026
Ragam

SELAT HORMUZ DARURAT MERAH: MESIN PERANG AS-IRAN SEDANG MEMANAS

10 Mei 2026
Ragam

Menuju Porprov Sumut, 130 Atlet Tarung Derajat Kota Medan Latihan Gabungan Hadapi Porprov Sumut

10 Mei 2026
Ragam

Jusuf Kalla Negarawan, Pemersatu Bangsa dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

10 Mei 2026
Ragam

Menteri Nusron: Pemerintah Prioritaskan Pengakuan dan Perlindungan Hak Tanah Ulayat di Indonesia

10 Mei 2026
Ragam

1200 Atlet Kareta Ikuti Kejurnas Piala Ketum PB FORKI IV

10 Mei 2026
Next Post

Dandim 1710/Mimika Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Kerja Kepala Staf Angkatan Darat

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021