Neglawangi, BEDAnews.com – Keberhasilan Smart Nakertrans Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat dengan Program Hiring Hall Desanya (Hade) tidak lepas dari keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Mandiri yang menjadi ujung tombak pelaksanaan pelatihan kerja mandiri warga desa, di tempat mereka sendiri.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Mandiri Disnakertrans Jabar, Ujang Kusyadi menyebutkan, tahun ini ada 15 angkatan pelatihan MTU.
Sampai saat ini baru 10 kegiatan, sehingga masih ada lima lagi kegiatan, sementara terkait dengan adanya pengurangan anggaran hingga Rp. 17, 4 Miliar pada anggaran Disnakertrans. Kemungkinan untuk tahun 2020 jumlah pelatihan ini akan berkurang, tuturnya.













