Selain itu, Ema mengatakan Kewilayahan juga harus menyamakan pemahaman, komitmen, dan langkah terkait penanganan Covid-19 dari tingkat Kota sampai tingkat terkecil. Terutama dalam hal Fasilitas Kesehatan.
“Sebagai Ketua Satgas, saya harus menyamakan pemahaman. Sekarang Faskes kita di Rumah Sakit masih di atas 60 persen dari 27 RS (rumah sakit). Padahal WHO menyatakan kalau ini terkendali jangan lebih dari 60 persen,” katanya.
“Kalau kasus ini terus bertambah dan tidak terakomodasi oleh Faskes akan terjadi chaos psychology,” lanjutnya.
Karena hal tersebut, Ema pun meminta agar Kewilayahan menyiapkan ruang isolasi mandiri bagi orang yang tidak bergejala, meski pun Kota Bandung juga terus berupaya menyiapkan hal tersebut.
“Bagi yang tidak bergejala, kita pun sudah menyiapkan dua hotel dan Secapa AD yang peruntukannya untuk Bandung Raya,” katanya.













