Khusus terkait faktor adab (moralitas) dengan karakter khas doyan bohong, legacy dan merasuk mentalitas banyak oknum pejabat publik dan penyelenggara negara saat ini’.
Sehingga dibutuhkan antisipasi agar karakter hobi dusta ala Jokowi, tidak menjadi amuba yang pecah lalu sel selnya merusak mentalitas individu-individu masyarakat umum kalangan kelas menengah kebawah.
Dan akibat faktor kepemimpinan Jokowi yang buruk (bad leadership), melahirkan gejala gejala tuntutan publik yang eksis melalui sounding keras dari para aktivis lintas kalangan, dalam bentuk protes, kritisi dan diskusi publik serta demontrasi, serta mosi tuntutan para tokoh purnawirawan TNI. Tuntutan non litigasi juga dilakukan publik dengan cara dialog dan monolog menggunakan media (mainstream dan konvensional) dan termasuk melahirkan upaya litigasi yang eksis melalui jalur badan peradilan.













