“Diskusi berjalan konstruktif, menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen pers agar mampu menjawab tantangan disrupsi informasi, maraknya hoaks, serta tuntutan transparansi publik,” ujarnya.
Dadang Rachmat menjelaskan, ke depan AMKI akan mendorong program-program pelatihan, riset media, serta advokasi bagi perusahaan anggota.
“AMKI tidak hanya sekadar wadah formal, melainkan juga pusat pertukaran gagasan dan inovasi,” katanya.
Umi Sjarifah menambahkan, dengan adanya pertemuan ini, pengurus AMKI berharap langkah awal yang ditempuh dapat membuka jalan menuju kemitraan berkelanjutan dengan Dewan Pers.
AMKI optimistis mampu menjadi bagian penting dalam memperkuat peran pers nasional sebagai pilar demokrasi sekaligus penyedia informasi yang kredibel.












