Airlangga membeberkan kriteria capres dan cawapres yang akan diusung KIB. Yakni, memiliki jam terbang tinggi, memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai politik.
“Disini banyak kader yang sudah berpengalaman. Jam terbangnya tinggi, yang paling penting selain punya NIK, punya KTA. Karena ini KIB adalah koalisi yang anggotanya partai politik. Jadi kalau parpol perlu NIK dan KTA. Ini menjadi kunci,” tegasnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini memastikan, KIB tidak akan mengumumkan capres dan cawapres pada November. Sebab, menurut KIB, Bulan November ini bertepatan dengan Bulan Rabiul Akhir menurut kalender Islam.
“Jadi kalau Rabiul Akhir harus berhati-hati. Maka, kita mesti cari bulan yang betul-betul alam semestanya mendukung kita dan baik. Dari situlah akan kita luncurkan siapa cawapres dan capres dari KIB,” tutur Airlangga.













