Cimahi, BEDAnews
Pegawai pasar Rusunawa Melong Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan resah. Pasalnya, sudah tiga bulan tiga orang petugas keamanan mengaku belum digaji oleh pengelola pasar. Mereka mempertanyakan hal itu kepada pengelola pasar.
Namun saat dikonfirmasi, Pengelola Pasar Tedi Haryadi membantah Hal itu. ”Tidak benar jika mereka belum kami bayar, silakan yang merasa hal itu datang kepada saya, karena kami telah membayar gaji mereka,” katanya, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (18/9).
Menurut dia, ada tiga orang pekerja yang mempertanyakan hal itu kepada pengelola pasar, namun semuanya tidak benar, karena pihak pengelola sudah membayar gaji mereka. “Jika anda mendapatkan informasi itu, silakan sebutkan siapa nama orangnya,” kata Tedi kepada wartawan media ini.
Sementara itu, Koordinator Kemanan Rusunawa Melong Edi Sunendar menjelaskan, ada 15 orang petugas keamanan yang melakukan tugas di lingkungan rusunawa Melong, tiga diantaranya melakukan tugas di lokasi pasar.
“Namun, petugas yang bekerja dilingkungan pasar memang sampai saat ini sudah tiga bulan belum digaji, yang ada adalah uang lembur saat lebaran lalu, sedangkan gajinya sampai saat ini belum mereka terima,” paparnya.
Tak hanya itu, seluruh petugas kemanan di lingkungan rusunawa Melong hingga kini masih belum jelas statusnya, karena sejak diberikan tugas menjaga keamanan di lokasi, hingga saat ini masih belum menerima surat keputusan (SK), maupun surat tugas dari pihak BUMD Jatimandiri. “Sejak November 2011 lalu, saya pun belum menerima SK pengangkatan pegawai disini, meskipun di struktur organisasi sudah tercantum,“ tutr dia.
Hal itu diakui oleh Humas Pasar Rusunawa Melong Andri Gunawan. Menurutnya, memang dari 15 petugas keamanan yang bekerja di lokasi rusunawa dan pasar, masih belum diberikan SK pengangkatannya sebagai petugas keamanan.
Malahan, sampai saat ini gaji merekapun masih minim, karena saat ini kondisinya masih belum normal, sejak beroperasinya pasar rusunawa ini. “Soal SK pegawai, merupakan kewenangan dari pihak Persuda, kami disini hanya mengelola operasional pasar saja,” tandasnya. (bubun /harry gibrant)













