• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Mencari Nahkhoda di Tambakberas: Menakar Figur Ideal Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU

Mencari Nahkhoda di Tambakberas: Menakar Figur Ideal Rais ‘Aam dan Ketua Umum PBNU

kris by kris
27 Agustus 2026
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. (C.) K.H.M. Rofik Mualimin, Lc., M.Pd.I.

 

YOGYAKARTA || Bedanews.com – Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Tambakberas, Jombang, bukan sekadar hajatan rutin lima tahunan. Di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh kebingungan, pilihan sosok yang akan menduduki posisi Rais ‘Aam Syuriah dan Ketua Umum Tanfidziah PBNU menjadi titik krusial. NU membutuhkan kombinasi kepemimpinan yang kokoh secara spiritual sekaligus lincah merespons dinamika zaman.

 

BeritaTerkait

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026

Syuriah sebagai pengarah navigasi spiritual memerlukan sosok Rais ‘Aam yang memadukan kealiman mendalam dan ketenangan jiwa. Figur seperti K.H. A. Mustofa Bisri (Gus Mus) atau kiai-kiai sepuh berkedalaman ilmu serupa kerap menjadi teladan ideal. Dalam tradisi keilmuan Islam, peran kepemimpinan spiritual ini digambarkan oleh Abu al-Hasan al-Mawardi dalam al-Ahkam al-Sultaniyyah (Beirut: Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah, 1990, hlm. 15) sebagai penjaga agama (hirasat al-din) sekaligus pengelola kemaslahatan publik. Rais ‘Aam tidak hanya harus menguasai literatur klasik, tetapi juga memiliki kepekaan rasa untuk menjaga agar jam’iyah tidak terbawa arus politik praktis yang merugikan.

Page 1 of 4
12...4Next
Previous Post

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Next Post

Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat Perlu Ramah Menyambut Pendemo Daerah, Waspadai Penumpang Gelap

Related Posts

Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
Ragam

Santrawan Paparang: Jangan Biarkan Polemik Ijazah Jokowi Menggantung, Uji Independen Diperlukan

8 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Next Post

Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat Perlu Ramah Menyambut Pendemo Daerah, Waspadai Penumpang Gelap

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021