Bandung, Bedanews.com —

Kerja keras, berdedikasi, dan visioner selalu berujung pada sukses. Prinsip hidup itu melekat kuat pada diri Maman Lukmanul Hakim. Pria asal Kuningan ini baru saja mengukir tinta emas dalam karir akademiknya. Pada Rabu, 11 Agustus 2026, Maman resmi menyandang gelar Doktor Bidang Studi Agama-Agama dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor di Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Sidang yang berlangsung di lantai 4 Gedung Pascasarjana, Jalan Soekarno-Hatta itu menjadi bukti konsistensi intelektual seorang dosen yang dikenal tenang namun tajam dalam berpikir.

Disertasi yang Membongkar Akar Tajdid Muhammadiyah
Maman mempertahankan disertasi berjudul “DIALEKTIKA PURITANISME ISLAM: Studi terhadap Konstruksi Epistemologis Gerakan Tajdid Muhammadiyah”.













