Penulis, Diki Candra Purnama (Ketua Majelis Gaza)
JAKARTA || Bedanews.com – “Mimpi yang mencapai derajat tawatur adalah bentuk wahyu kecil ilhami kolektif yang Allah ﷻ turunkan sebagai tanda kesahihan suatu peristiwa gaib. Yang tidak tawatur, beresiko tinggi dari setan atau bunga tidur — dan ini menjadi hujjah ruhani.
Penelitian kontemporer seperti dilakukan oleh Dr. Mahmud Al-Mishri dalam Ru’ya Al-Mahdi Fi Al-Manam (2020) menunjukkan bahwa sejak tahun 2000-an, mimpi tentang al-Mahdi, panji hitam dan tokoh Timur meningkat secara global — mencakup wilayah Indonesia, Pakistan, Yaman dan Afrika Timur.
Dalam Risalah Al-Mahdiyyah, Syaikh Al-Kattani menyebutkan: “Ketika bumi telah dipenuhi oleh kedzaliman dan sistem-sistem palsu, maka Allah akan menebarkan petunjuk-Nya lewat mimpi, ru’ya dan tanda-tanda, sebelum munculnya al-Mahdi secara zahir.” (Al-Kattani, Risalah Al-Mahdiyyah, hal. 8)












