JAKARTA || Bedanews.com – Dinamika konflik global saat ini tidak lagi semata ditentukan oleh kekuatan militer konvensional. Dalam perkembangan geopolitik terbaru, tekanan ekonomi dan penguasaan jalur energi justru menjadi instrumen strategis yang mampu mengguncang stabilitas dunia.
Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Laksda TNI (Purn) Soleman B. Pontoh, yang menyoroti meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait posisi strategis Selat Hormuz.
Menurut Pontoh, dalam konteks geopolitik modern, perang tidak selalu dimulai dengan konfrontasi terbuka di medan tempur.
“Perang saat ini tidak harus menggunakan senjata. Tekanan ekonomi, manipulasi ketidakpastian, hingga penguasaan jalur distribusi energi justru bisa menjadi alat yang lebih efektif,” ujarnya, keterangan pada awak media, Senin (23/3/2026).













