• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

admin by admin
20 Februari 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menunjukkan tren menggembirakan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, terdapat peningkatan PAD mencapai lebih dari 15 persen.

Kenaikan signifikan tersebut terutama ditopang sektor restoran yang dinilai semakin patuh dalam membayar pajak.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis 19 Februari 2025.

Meski tingkat hunian hotel secara umum mengalami penurunan, penerimaan pajak hotel tetap meningkat. Hal ini dipengaruhi kenaikan tarif serta dominasi hotel berbintang yang mencatat okupansi lebih baik.

BeritaTerkait

Hangatnya Silaturahmi Dalam Halalbihalal Keluarga Besar Abah Nawawi, Perkuat Momen Persaudaraan

28 April 2026

DPRD Cimahi Dukung Program Kesehatan Masyarakat

28 April 2026

Sebaliknya, hotel non-bintang justru mengalami okupansi lebih rendah. Farhan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku usaha yang belum optimal dalam pelaporan pajak.

“Kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” katanya.

Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan bagi hotel non-bintang, termasuk dukungan dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.

Farhan mengatakan, peningkatan PAD menjadi fondasi penting bagi pembiayaan pembangunan, terutama infrastruktur dan layanan publik.

Dengan fiskal yang sehat serta kepatuhan pajak yang meningkat, Pemkot Bandung optimistis dapat memperluas ruang gerak pembangunan tanpa membebani masyarakat.

“Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” ucapnya.**

Tags: bisnis perhotelan Bandungekonomi Bandung 2026PAD Kota Bandungpajak hotel Bandungpendapatan daerah meningkatrestoran Bandungsektor pariwisata BandungWali Kota Bandung
Previous Post

Tak Hanya Bangun Jalan, Bandung Benahi Tata Kelola Proyek dan Sistem Sampah

Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

Related Posts

News

Hangatnya Silaturahmi Dalam Halalbihalal Keluarga Besar Abah Nawawi, Perkuat Momen Persaudaraan

28 April 2026
News

DPRD Cimahi Dukung Program Kesehatan Masyarakat

28 April 2026
News

20 Klub Meriahkan Liga Jabar Istimewa Cimahi, Tanda Kebangkitan Sepak Bola Usia Dini

28 April 2026
News

Agus Ramdani Nahkodai KONI Jakarta Barat, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet 2026–2030

28 April 2026
RAKOR-Direktur SUPD III Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Fauzan Hasan, S.STP, M.Si membuka Rapat Koordinasi Pusat yang digelar secara semi-hybrid. (Foto Ist).
News

Kawal APBD 2026, Kemendagri Perketat Aturan Anggaran Stunting agar Tepat Sasaran

28 April 2026
News

Kondisi Memprihatinkan Kampung Adat Naga Tasikmalaya, Anton Charliyan Harap Solusi Banjir dan Perbaikan Infrastruktur

28 April 2026
Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021