• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, April 20, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

admin by admin
20 Februari 2026
in News
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menunjukkan tren menggembirakan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, terdapat peningkatan PAD mencapai lebih dari 15 persen.

Kenaikan signifikan tersebut terutama ditopang sektor restoran yang dinilai semakin patuh dalam membayar pajak.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis 19 Februari 2025.

Meski tingkat hunian hotel secara umum mengalami penurunan, penerimaan pajak hotel tetap meningkat. Hal ini dipengaruhi kenaikan tarif serta dominasi hotel berbintang yang mencatat okupansi lebih baik.

BeritaTerkait

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

20 April 2026

6 Produk Salomon Siap Menemani Petualangan Anda

19 April 2026

Sebaliknya, hotel non-bintang justru mengalami okupansi lebih rendah. Farhan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku usaha yang belum optimal dalam pelaporan pajak.

“Kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” katanya.

Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan bagi hotel non-bintang, termasuk dukungan dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.

Farhan mengatakan, peningkatan PAD menjadi fondasi penting bagi pembiayaan pembangunan, terutama infrastruktur dan layanan publik.

Dengan fiskal yang sehat serta kepatuhan pajak yang meningkat, Pemkot Bandung optimistis dapat memperluas ruang gerak pembangunan tanpa membebani masyarakat.

“Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” ucapnya.**

Tags: bisnis perhotelan Bandungekonomi Bandung 2026PAD Kota Bandungpajak hotel Bandungpendapatan daerah meningkatrestoran Bandungsektor pariwisata BandungWali Kota Bandung
Previous Post

Tak Hanya Bangun Jalan, Bandung Benahi Tata Kelola Proyek dan Sistem Sampah

Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

Related Posts

News

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

20 April 2026
News

6 Produk Salomon Siap Menemani Petualangan Anda

19 April 2026
Edukasi

Hari Jadi Kab. Bandung ke 385, Disebutkan Ketua DPRD Hj. Renie Rahayu Merupakan Momen Syukur dan Evaluasi Diri

19 April 2026
News

PWI dan JMSI: Kajatisu Harli Siregar Raih Prestasi Gemilang dalam Kolaborasi dengan Jurnalis dan Pemberantasan Korupsi 

19 April 2026
Edukasi

Refleksi Hari Jadi Kab. Bandung, kata Hj. Elin Wati Bisa Dijadikan Motivasi Kerja

19 April 2026
News

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

18 April 2026
Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021