• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

Okupansi Hotel Turun, Penerimaan Pajak Bandung Justru Naik

admin by admin
20 Februari 2026
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menunjukkan tren menggembirakan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, terdapat peningkatan PAD mencapai lebih dari 15 persen.

Kenaikan signifikan tersebut terutama ditopang sektor restoran yang dinilai semakin patuh dalam membayar pajak.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis 19 Februari 2025.

Meski tingkat hunian hotel secara umum mengalami penurunan, penerimaan pajak hotel tetap meningkat. Hal ini dipengaruhi kenaikan tarif serta dominasi hotel berbintang yang mencatat okupansi lebih baik.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

Sebaliknya, hotel non-bintang justru mengalami okupansi lebih rendah. Farhan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku usaha yang belum optimal dalam pelaporan pajak.

“Kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” katanya.

Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan bagi hotel non-bintang, termasuk dukungan dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.

Farhan mengatakan, peningkatan PAD menjadi fondasi penting bagi pembiayaan pembangunan, terutama infrastruktur dan layanan publik.

Dengan fiskal yang sehat serta kepatuhan pajak yang meningkat, Pemkot Bandung optimistis dapat memperluas ruang gerak pembangunan tanpa membebani masyarakat.

“Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” ucapnya.**

Tags: bisnis perhotelan Bandungekonomi Bandung 2026PAD Kota Bandungpajak hotel Bandungpendapatan daerah meningkatrestoran Bandungsektor pariwisata BandungWali Kota Bandung
Previous Post

Tak Hanya Bangun Jalan, Bandung Benahi Tata Kelola Proyek dan Sistem Sampah

Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post

Dari Fondasi ke Dampak, Tahun Kedua Farhan Genjot Ekonomi dan Mobilitas Sosial Warga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021