• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Ini Kata Kabid Penanganan Bencana Jajang Seputaran Cuaca Ekstrem

Ini Kata Kabid Penanganan Bencana Jajang Seputaran Cuaca Ekstrem

Ki Agus by Ki Agus
22 Oktober 2025
in Edukasi, Headline, Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Kepala Bidang Penanganan Bencana di Dinas Sosial Kabupaten Bandung, H. Jajang Diatna yang juga Pembina Tagana (Taruna Siaga Bencana), Rabu 22 Oktober 2025, dilanmenyampaikan bahwa cuaca ekstrem merupakan jenis cuaca yang tidak terduga, tidak biasa, buruk, atau tidak sesuai dengan musimnya.

Jajang menambahkan Cuaca ekstrem bisa dikategorikan berdasarkan riwayat cuaca di suatu tempat. Sementara Beberapa jenis cuaca ekstrem yang umum terjadi meliputi gelombang panas, gelombang dingin, kekeringan, dan peristiwa hujan deras dan badai seperti siklon tropis.

Tentu saja dampak dari cuaca ekstrem bisa berupa bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, yang berorientasi pada dampak sosial juga kesehatan manusia dan ekonomi, “Termasuk cuaca buruk itu juga merupakan salah satu jenis cuaca yang dapat secara langsung berisiko menelan korban harta dan korban jiwa,” katanya diruangan kantornya.

Penanggulangan masalah bencana, lanjut Jajang, tidak bisa dilakukan secara personal tapi lintas sektoral diaesuaikan dengan situasi dan kondisi. Namun tagana di bawah naungan Dinsos saat ini yang beranggotakan 210 orang, sudah melakukan edukasi dan komunikasi di 31 kecamatan dan 270 desa perihal peningkatan kewaspadaan terhadap bencana.

BeritaTerkait

HORMUZ TERBAKAR, MALAKA DIHANTAM: KAPAL INDUK AS DI DEPAN MATA, INDONESIA BISA APA?

21 April 2026

Dugaan Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi MBG, Polisi Mitigasi Situasi Bersama BGN

21 April 2026

Perlu diketahui pula oleh semua pihak, tugas utama Tagana adalah penanggulangan bencana di tiga tahapan, diantaranya: pra-bencana (pendataan daerah rawan, kesiapsiagaan masyarakat, pengurangan risiko), saat tanggap darurat (evakuasi, penyelamatan, dapur umum, posko pengungsian), dan pasca-bencana (identifikasi kerugian, penanganan psikososial, dan pemulihan). Tugas-tugas ini bertujuan untuk mengurangi risiko, melindungi korban, dan memulihkan kondisi sosial masyarakat.

“Dari semua paparan yang dijelaskan tadi, kami berharap sekali kalau Kabupaten Bandung bisa aman terkendali dan terhindar dari bencana yang merugikan,” pungkas Jajang.***

Tags: Cuaca EkstremDinsosJajangTagana
Previous Post

Rasa Syukur Chandra Sambut Hari Jadi Golkar ke 61 Tahun

Next Post

Cegah Karhutla,Babinsa Koramil 08/KM Gelar Patroli Lahan Rawan Kebakaran

Related Posts

Ragam

HORMUZ TERBAKAR, MALAKA DIHANTAM: KAPAL INDUK AS DI DEPAN MATA, INDONESIA BISA APA?

21 April 2026
Ragam

Dugaan Gangguan Kesehatan Setelah Konsumsi MBG, Polisi Mitigasi Situasi Bersama BGN

21 April 2026
Headline

⁠DPRD Jabar Dukung Usulan Gubernur Untuk Evaluasi Perjanjian Kerjasama Dengan Hotel Pullman

21 April 2026
Ragam

Menimbang Perang Dunia ke-3, Saat Hormuz Membara dan Apa yang Harus Disiapkan Indonesia?

21 April 2026
Ragam

Blokade Biadab Trump, Menembak Kapal Iran di Perairannya Sendiri dan Menyandera Dunia demi Minyak

21 April 2026
Ragam

Memperkokoh Barisan Jamaah Tuk Meraih Kemenangan

21 April 2026
Next Post

Cegah Karhutla,Babinsa Koramil 08/KM Gelar Patroli Lahan Rawan Kebakaran

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021